Skip to content

Pelantikan Rektor dan Pemancangan Pondasi Kampus UMRAH

Februari 26, 2008

Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah melantik Maswardi M Amin, sebagai Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah). Selain Maswardi, Zamzami A Karim juga dilantik sebagai Pembantu Rektor I, Yuzamri Yacob, Pembantu Rektor II, dan Priyono Eko Sanyoto, Pembantu Rektor III. Pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Bintan Beach Resort (BBR) Tanjungpinang (Rabu pagi, 13/02) yang disejalankan dengan acara pemancangan pondasi pertama pembangunan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Setelah acara pelantikan, Gubernur menekan tombol sebaga tanda dimulainya pemancangan pondasi tiang pertama pembangunan Kampus UMRAH di Pulau Dompak. Sementara itu di lokasi pemancangan hadir Asisten Tata Praja T. Mukhtaruddin, Karo Umum R. Ariza, Kadis Kelautan dan Perikanan Amir Faizal beserta beberapa pejabat lainnya yang mengikuti acara pelantikan melalui dua buah monitor yang terhubung secara “video conference” ke Hotel BBR.

Gubernur Kepri Ismeth Abdullah dalam sambutannya (kami kutip secara lengkap) pada acara pelantikan tersebut, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menetapkan Visi dan Misi provinsi ini untuk kurun waktu lima tahun 2005-2010. Di dalam visi terkandung tiga elemen utama yang akan menjadi dasar keberhasilan dan kemajuan provinsi ini yakni mewujudkan masyarakat yang cerdas, sejahtera dan berakhlak mulia.

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang cerdas tersebut upaya yang harus ditempuh antara lain melalui proses pengajaran baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal mulai dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Sebagaimana yang telah diamanatkan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menetapkan kebijakan dibidang pendidikan merupakan prioritas yang sangat utama, dan ini tercermin dalam APBD setiap tahunnya dialokasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari total APBD Provinsi Kepulauan Riau. Ternyata di Indonesia tidak banyak provinsi yang mampu mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sampai 20%.

Memasuki tahun 3 (tiga) penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Kepri pada tahun 2008 ini telah menetapkan Kebijakan Umum APBD (KUA) yang disepakati bersama-sama dengan DPRD Provinsi kepulauan Riau dimana urutan pertama prioritas utamanya adalah meningkatkan kualitas pendidikan bersama-sama dengan kesehatan. Tahun 2008, insya Allah dianggarkan sebesar Rp 289,9 Milyar untuk Pendidikan.

Sasaran Peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Kepri diarahkan untuk mencapai peningkatan angka partisipasi murid (APM) maupun angka partisipasi kasar (APK). Sebagai gambaran pada tahun 2007 yang lalu di provinsi Kepri untuk Pendidikan Dasar APK sebesar 114.71 % dan APM sebesar 96.18 % sedangkan APK nasional sebesar 115.13 % dan APM sebesar 94.9 %. Sedangkan untuk pendidikan menengah APK sebesar 96.18 % dan APM sebesar 87.71 % dan telah berada diatas angka nasional sebesar 92.52 %. Untuk SLTA APK sebesar 60.57 % juga berada diatas angka nasional sebesar 60.51 %.

Bila dilihat dari indikator angka kelulusan Provinsi Kepri yang meningkat dari tahun ketahun. Secara keseluruhan pada Tahun Ajaran 2004/2005 tingkat kelulusan 88.60 %, Tahun Ajaran 2005/2006 tingkat kelulusan 91.51 % dan pada Tahun Ajaran 2006/2007 tingkat kelulusan mencapai 92.67 %. Dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Wajib Belajar Sembilan Tahun di provinsi Kepri telah berjalan sukses. Sebagai Provinsi baru, Kepri termasuk dalam 10 besar dari 33 provinsi yang tuntas wajar. artinya anak usia 13-15 tahun di provinsi Kepri sudah terakomodasi masuk sekolah, sebagaimana hasil Rembuk Pendidikan Nasional di sawangan 4 Februari 2008 yang lalu.

Selain upaya melalui pendidikan sekolah Pemerintah Provinsi juga melakukan kegiatan pendidikan luar sekolah yang dilaksanakan sejak tahun 2005 yang lalu seperti Pemberdayaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) rintisan, pemberian Insentif Tutor A,B,C, Pembangunan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan pembuatan Rencana Aksi Daerah Pendidikan Untuk Semua.

Disamping hal-hal yang dikemukakan tadi, pembangunan di bidang pendidikan juga ditujukan bagi peningkatan partisipasi pendidikan tinggi melalui pembangunan universitas negeri. Prioritas juga diberikan kepada pembangunan sekolah kejuruan dan pengembangan pendidikan non formal, dalam rangka mempersiapkan SDM yang ada untuk memasuki lapangan kerja. Perbandingan antara sekolah kejuruan yakni antara SMK dengan SMU saat ini masih 41 : 82. Dalam tiga tahun ke depan jumlah tersebut sudah akan menjadi 70 : 82.

Komitmen Pemerintah Provinsi kepulauan Riau untuk meningkatkan kualitas pendidikan mewujudkan masyarakat Kepri yang cerdas dan terbilang, akan terus dilakukan melalui upaya-upaya yang telah ditempuh selama tiga tahun terakhir ini secara nyata telah mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang tergambar dari angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005, angka IPM Provinsi Kepulauan Riau yang sebesar 72,2 telah menempatkan Provinsi Kepulauan Riau pada rangking ke-8 secara Nasional. Pada tahun 2006 angka IPM tersebut naik menjadi 72-8 sehingga menaikkan rangking Kepri menjadi rangking ke -7 secara Nasional. Secara rinci alokasi dana yang telah dialokasikan untuk pendidikan sejak tahun 2005, 2006 dan 2007 dan rencana 2008 melalui APBD telah disalurkan dana pendidikan sebesar 857,2 milyar Rupiah. Hal tersebut meliputi antara lain : pembangunan sekolah-sekolah baru, ruang kelas baru, penyediaan laboratorium, peralatan sekolah, bus sekolah, buku-buku, komputer, tunjangan guru, beasiswa perpustakaan, dan lain-lainnya.

Pembangunan Perguruan Tinggi di Provinsi Kepulauan Riau telah mulai dirintis sejak tahun 2004 yang lalu. Dimulai dengan mempersiapkan kajian pendirian Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) oleh Konsorsium. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meyakinkan Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta akhirnya berkat do’a kita semua maka baru pada tahun 2007 UMRAH terwujud dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 124/D/O/2007 tanggal 1 Agustus 2007 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program – Program studi baru, dan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 06/D/O/2008 tanggal 1 Januari 2008 tentang izin Penggabungan Stisipol ke dalam UMRAH yang dikelola oleh yayasan Pendidikan Kepri.

Dalam kesempatan ini kami sampaikan juga bahwa pada Tahun Ajaran 2007 – 2008 UMRAH telah melakukan proses belajar mengajar dengan menerima mahasiswa baru dan mahasiswa yang lama yaitu penggabungan Stisipol ke dalam UMRAH. Pada tahap awal UMRAH telah membuka 5 fakultas dengan jumlah mahasiswa sebanyak 2.029 orang dengan rincian sebagai berikut :

No
Fakultas
Jumlah Mahasiswa
Keterangan
1
Fakultas Ekonomi
136 orang
baru
2
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
51 orang
baru
3
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perairan
82 orang
Baru
4
Fakultas Sosial Politik
1.700 orang
Gabungan Stisipol
5
Fakultas Teknik
60 Orang
baru
Total
2.029 orang

Pembangunan Universitas bukanlah pekerjaan jangka pendek. Gedungnya dapat selesai dalam kurun waktu 2 s/d 5 tahun, namun menjadikan universitas menghasilkan lulusan-lulusan, yang berkualitas dan membanggakan, memerlukan waktu 10 s/d 15 tahun.

Berkenaan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi untuk mempersiapkan sumber daya manusia, maka pemberian beasiswa telah diberikan sejak tahun 2006 dan 2007 yang lalu. Dapat kami informasikan bahwa pada tahun 2006 yang lalu telah disalurkan sebesar Rp.1.7 Milyar telah diberikan kepada 668 orang mahasiswa S1,S2 dan S3 dan tugas belajar guru S2 sebanyak 10 orang, total keseluruhan 678 orang. Pada tahun 2007 jumlah beasiswa yang disalurkan menjadi sebesar Rp.5.5 Milyar dan telah disalurkan kepada 1.076 orang mahasiswa baik yang kuliah di Provinsi Kepri maupun diluar Kepri dengan kategori mahasiswa berprestasi dan mahasiswa tidak mampu, serta kepada Guru sebanyak 16 orang, sehingga total keseluruhan menjadi 1.092 orang.

Untuk tahun 2008 ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperbesar jumlah beasiswanya menjadi sebesar sekitar Rp. 6 Milyar. Kami merencanakan beasiswa ini akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya. Sangat diharapkan do’a kita semua agar APBD Provinsi Kepri pada tahun-tahun mendatang dapat meningkat, sehingga anggaran untuk pendidikan akan semakin besar, sehingga apa yang kita cita-citakan untuk membangun Sumber Daya Manusia yang cerdas dan terbilang di Provinsi Kepulauan Riau ini dapat terwujud.

Harapan kita semua dengan pelantikan Rektor beserta jajarannya yang defenitif, akan membawa angin segar bagi UMRAH sehingga dapat otonom dalam mengelola dan mengembangkan kampus untuk menjadi mandiri secara profesional sebagaimana layaknya pengelolaan perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas. Untuk memberikan kemajuan yang siknifikan perlu adanya terobosan-terobosan dengan melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan Tinggi yang dianggap berkualitas di indonesia seperi Institut Tehnologi Bandung (ITB), Universitas indonesia (UI), Universitas Tehnologi Malaysia (UTM) serta yang paling utama kerjasama dengan Universitas Riau (UNRI) yang selama ini telah banyak memberikan dukungan dan rujukan ilmu dalam pendirian UMRAH, serta universitas lainnya yang dianggap perlu.

Disamping melakukan kerjasama dengan berbagai Universitas perlu juga dilakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan dan lembaga-lembaga penelitian.

Mendirikan dan membangun universitas juga berarti membangun kampus. Tanpa kampus yang layak dan memada maka universtias tidak akan ada artinya. Karenanya Provinsi Kepri juga merencakan pembangunan kampus UMRAH di atas lahan seluas 30 Ha Pulau Dompak, yang dilengkapi dengan pembangunan Rektorat, perpustakaan dan ruang belajar mahasiswa dengan luas bangunan seluas 7.000 M2 dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 50 Milyar. Dengan persiapan yang matang, diharapkan segera kampusnya selesai terbangun maka diharapkan UMRAH ini segera menjadi Universitas Negeri.

Dalam rangka menyambut ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus di Provinsi Kepulauan Riau meliputi Batam-Bintan-Karimun maka mau tidak mau kita memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan terampil. Jika kita tidak siap dengan SDM yang berkualitas maka kesempatan ini akan diambil alih oleh orang-orang dari luar Provinsi Kepulauan Riau. Sedangkan pekerja tempatan hanya dapat kebagian pekerjaan kecil dengan tingkat pendapatan yang juga kecil. Oleh karena itu kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa Kepri agar belajar dengan giat, gali terus potensi yang ada pada diri masing-masing agar kelak dapat menjadi Sumber Daya Manusia yang berkualitas, cerdas dan berahlak mulia sebagaimana yang kita harapkan. Hanya dengan ilmu, kita akan dapat meraih keberhasilan. Oleh karena itu jadikan kampus sebagai ladang ilmu, tempat berimprovisasi dan berkreasi.

Pesan saya kepada mahasiswa, jadilah mitra yang baik berikan masukan kepada Pemerintah Daerah melalui cara-cara yang arif dan bijaksana. Mahasiswa adalah calon pimpinan di masa depan. Selesaikan studi secepatnya, jangan berlama-lama. Selama studi adakan berbagai penelitian di masyarakat. Setelah selesai studi segera mengabdikan diri di masryarakat dalam bidang apa saja, baik di pemerintahan, swasta sebagai pengusaha atau calon pengusaha atau di bidang penelitian. Semuanya baik, dan semuanya diperlukan untuk memajukan Kepulauan Riau.

Kepada rektor dan jajarannya yang beru dilantik, kami ucapkan selamat dan berpesan jalankan tugas tersebut secara sungguh-sungguh dengan kekompakan dan tingkatkan mutu cara mengajar dan muju pelajaran. Jadikan universitas ini universitas yang terkemuka di Indonesia. Bahkan kelak suatu waktu menjadi universitas terkemuka di Asia Tenggara. .

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga acara pelantikan Rektor dan Pemancangan tiang Pondasi Pertama UMRAH pada pagi hari ini mendapat berkah dari Allah SWT. Amin.

Sumber: Humas Pemprov Kepri

4 Komentar leave one →
  1. BUNG ACIL permalink
    Maret 5, 2008 8:13 pm

    bangunan harus sesuai ya..dengan rancangan!!!
    jangan hanya jadi tempoyak basi rancangan tu way…
    dengar gak pemprov…

  2. BUNG ACIL permalink
    Maret 5, 2008 8:15 pm

    politeknik tu 60 atau 600 way….
    nanti marah demo lagi …

  3. April 15, 2008 6:17 pm

    sebagai putera daerah saya menyambut baik dengan di sahkanya perguruan tinggi di negeri ini, namun sebagai seorang mahasiswa saya sangat berharap banyak agar berdirinya perguruan tinggi tersebut dapat mewujudkan impian bagi semua lapisan masyarakat, terutama budak2 malayu yang selama ini sering tidak di pertimbangkan kehadirannya, hanye tak suke biseng, dan yg celakenye yg biseng yg dapat fasilitas, dari mereke yg tak tau diri di negeri ini, 1 harapan saye agar pemerintah propinsi mampu untuk mengangkat budak2 melayu yg tak mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak selayaknye mereke yg beduet !

  4. qien permalink
    April 22, 2008 2:26 pm

    sebagai masyarakat kepri yang kuliah di luar kepri, saya BANGGA dengan adanya Universitas di Kepri.
    semoga kedepan universitas ini dapat menghasilkan SDM yang mampu berkompetisi, dan berdaya guna.
    diharapkan kedepan akan hadir fakultas-fakultas lain selain yang 5 diatas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: